Tesis

Analisis Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Pada Pekerja Sektor Informal Tepi Jalan Yang Terpajan Logam Berat.

Latar Belakang : Pekerja sektor informal tepi jalan merupakan salah satu kelompok pekerja yang perlu mendapat perhatian dikarenakan jumlahnya yang terus berkembang dan risiko penyakit akibat kerja yang cukup besar. Hasil studi pendahuluan menunjukkan terdapat 46,7 % pekerja sektor informal pengecat mobil tepi jalan mengalami gangguan fungsi paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pajanan logam berat dengan kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) pada pekerja informal tepi jalan wilayah DKI Jakarta. Metode : Desain yang digunakan adalah cross sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 90 data sekunder pekerja sektor informal tepi jalan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah karakteristik pekerja, karakteristik pekerjaan, dan kadar logam berat dalam darah. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariate serta dengan menghitung nilai rasio prevalensi. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi pekerja yang mengalami PPOK sebesar 11,1%, terdapat 3 variabel yang berhubungan secara signifikan dengan PPOK, yaitu usia diatas 42 tahun (OR = 12,0; 95% CI = 2,351-61,249), perokok sedang berat(OR = 8,308; 95% CI =1,646-41,920 ), dan masa kerja ≥13 tahun (OR = 12,84; 95% CI = 2,509-65,729). Berdasarkan temuan prevalensi yang tinggi pada pekerja dengan PPOK maka disarankan kepada dinas tenaga kerja dan dinas kesehatan untuk melakukan upaya promotif serta preventif agar pekerja sektor informal tepi jalan dapat terjaga kesehatan dan keselamatan kerjanya.
Kata kunci : Logam berat, PPOK, pekerja informal


Background : Roadside informal workers is groups of workers that needs attention because of the growing number and the risk of major work related desease.The preliminary study showed that 46,7% of roadside car painting workers experienced lungfunction disorder. The aim of the study is to know the association between heavy metal exposure with the incidence of Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) on roadside informal workers in Jakarta. Method : The design used is cross sectional. Ninety secondary data of roadside informal workers were studied. The independent variables in this research are workers characteristic, job characteristic, and levels of heavy metals in the blood. Univariate, bivariate, and multivariate analysis were performed and prevalence ratios were calculated Result : The results showed that the prevalence of workers who had COPD 11.1%. Three variables have significant association with COPD, those are : age over 42 years (OR = 12.0, 95% CI = 2,351-61,249), heavy smokers (OR = 23.5; 95% CI = 0.024- 8,607) and working time ≥ 13 years (OR = 12,84, 95% CI = 2,509-65,729. Based on finding of high workers prevalence that have COPD (11,1 %) therefore suggested work laborer department and health department to increase the promotif and preventif effort, in order that the savety and the health status of roadside informal workers will be aware.
Key word : Heavy metals, COPD, Informal workers

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2018
Pengarang

Anggun Iman Hernawan - Nama Orang
Dewi Sumaryani Soemarko - Nama Orang
Faisal Yunus - Nama Orang

No. Panggil
T18365fk
Penerbit
Jakarta : Program Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi.,
Deskripsi Fisik
xiv, 85 hal; ill; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
T18365fk
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
T18365fkT18365fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Analisis Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Pada Pekerja Sektor Informal Tepi Jalan Yang Terpajan Logam Berat.

Related Collection